blog visitors

Arsip Blog

Pengikut

Vincent Kompany akhirnya buka mulut terhadap banding kartu merahnya

Written By Bachtiar Van on Rabu, 11 Januari 2012 | 22.43


Vincent Kompany akhirnya buka mulut terhadap banding kartu merahnya saat melawan Manchester united lalu yang ditolak oleh Komisi Disiplin FA.

Penolakan banding tersebut membuatnya harus absen membela Manchester City sebanyak empat laga, dan memulai hukumannya tersebut di laga melawan Liverpool dalam ajang Piala Carling semalam.

"Aku meminta banding karena aku jelas sangat tidak sepakat dengan pendapat ofisial pertandingan pada hari itu tapi inilah yang terjadi dalam sepak bola dan kita harus terus melanjutkannya," terang Kompany.

"Kita akan melihat kembali rekaman video untuk mencari dari sudut yang tidak tercatat oleh ofisial pertandingan, melihat dari sudut pandang yang beda dan potensi hasilnya, dan kemudian sanksi itu."

Mengenai ulah provokasi Wayne Rooney dan pemain Manchester United, bek berusia 24 itu juga sangat menyayangkan karena itu sudah menjadi tradisi di sepeak bola sekarang ini. "Pemain dan manajer ingin berharap banyak pemain yang diusir wasit dan aku pikir itu adalah sebuah alasan yang tidak bisa dibenarkan," ujarnya.

Bek Belgia itu pun mengakui kalau sepak bola Inggris dan ofisial pertandingannya tetaplah yang terbaik di dunia. Baginya, cukup dirinya saja lah yang mendapatkan hukuman dari wasit dan FA, yang menurutnya tak adil tersebut.

"Sepengetahuan saya, sepak bola Inggris sangat membanggakan dilihat dari sisi kerasnya permainan, keadilan dan tradisinya. Itu lah kenapa ribuan orang menyaksikan Liga Premier dan wasit Inggris merupakan kunci dari kesuksesan itu," lanjutnya.

"Jadi aku tidak sepakat dengan orang-orang yang mengatakan kalau wasit di negara ini tidak melakukannya dengan baik, karena saya pikir mereka adalah yang terbaik di dunia."

Terakhir Kompany menuturkan harapannya pada ofisial pertandingan Liga Premier. "Ke depannya semoga akal sehat yang menang dalam memberikan hukuman terhadap pemain yang hanya ingin memenangkan perebutan bola," tutupnya. 
22.43 | 0 komentar | Read More

FA Tolak Banding Kartu Merah Kompany

Written By Bachtiar Van on Selasa, 10 Januari 2012 | 20.19



Usaha banding Manchester City terhadap kartu merah Vincent Kompany ditolak mentah-mentah oleh FA dan bek tersebut akan tetap absen membela The Citizen sebanyak empat laga.

Setelah proses hearing yang dilakukan hari ini, Selasa (09/01) FA sepakat untuk tidak mengabulkan banding City terhadap kartu merah langsung yang diterima Kompany.

Dalam laga yang berakhir dengan kemenangan Manchester United 3-2 di ajang Piala FA lalu,  wasit Chris Foy langsung mengusir keluar bek Belgia itu ketika ia menekel Nani dengan dua kaki pada menit ke-12.

Hukuman ini membuat Kompany pasti absen di dua laga Piala Carling melawan Liverpool serta dua lanjutan Liga Premier melawan Wigan dan Tottenham. (fa/mxm)

LIGA INGGRIS - Pendapat Mancini Tentang Pengaruh Rooney Tak Berubah 
20.19 | 0 komentar | Read More

Fabregas & Messi Taklukkan Osasuna



BARCELONA – Cesc Fabregas dan Lionel Messi menjadi aktor utama kemenangan 4-0 Barcelona atas Osasuna di ajang 16 besar Copa del Rey, Kamis (5/1/2012) dini hari WIB. Keduanya masing-masing mencetak dua gol untuk Blaugrana dalam laga tersebut.

Selain Fabregas dan Messi, Xavi Hernandez menjadi aktor utama lainnya dalam pertandingan itu. Xavi membuat empat assist, atau empat gol yang bersarang ke gawang Osasuna adalah hasil dari umpannya.

Blaugrana mampu unggul lewat Cesc Fabregas di menit ke-14. Gol mantan pemain Arsenal ini berawal dari penetrasi Dani Alves yang kemudian memberikan bola kepada Xavi. Xavi dengan jeli mengirim bola itu kepada Cesc Fabregas, yang kemudian menaklukkan kiper Osasuna Asier Riesgo.

Selang Empat menit, lagi-lagi Fabregas kembali merobek gawang tim tamu. Pemain berusia 24 tahun itu kali ini juga kembali memanfaatkan umpan dari seniornya di Barcelona Xavi.

Unggul 2-0 tak membuat Barcelona mengendurkan serangan mereka, namun hingga babak pertama berakhir, belum ada lagi gol tercipta dari kedua tim.

Babak kedua

Di babak kedua, kondisi masih sama, Barcelona terus mendominasi permainan, seperti tak puas dengan dua gol mereka di babak pertama, Barca berhasil memperbesar keunggulan.

Kali ini Lionel Messi mengubah kedudukan menjadi 3-0 pada menit ke-73 lewat sundulannya, yang jarang dia lakukan. Messi membelokkan bola hasil umpan Xavi dan mengecoh Riesgo.

Messi kembali membobol gawang tim tamu di masa injury time untuk memperbesar keunggulanBlaugrana menjadi 4-0. Xavi lagi-lagi menjadi kreator gol bomber asal Argentina itu, tendangan Messi melesat ke gawang Osasuna tanpa bisa dibendung.

Susunan pemain kedua tim:

Barcelona: Jose Manuel Pinto; Carles Puyol, Dani Alves, Gerard Pique; Xavi, Cesc Fabregas (Seydou Keita 87), Javier Mascherano, Sergio Busquets, Thiago, Isaac Cuenca (Alexis Sanchez 74); Pedro (Lionel Messi 59)

Osasuna: Asier Riesgo; Sergio, Lolo, Jukka Raitala; Javad Nekounam, Damia, Alvaro Cejudo (Roland Lamah 68), Xavier Annunziata (Ibrahima Balde 84), David Timor, Roberto Torres (Fransisco Punal 71); Dejan Lekic

Wasit: David Fernandez Borbalan

(win)
20.16 | 0 komentar | Read More

Blunder Caballero Untungkan Madrid



MALAGA - Real Madrid berhasil melangkah ke babak perempatfinal Copa del Rey. Kemenangan Madrid tak luput dari blunder Willy Caballero, yang gagal menangkap bola dengan sempurna, mengakibatkan Madrid menang 1-0 pada leg kedua.

Dalam pertandingan yang berlangsung di La Rosaleda, Rabu (11/1/2012) dini hari WIB, Malaga yang membutuhkan gol untuk lolos ke babak selanjutnya pertandingan Copa del Rey, bermain menyerang sejak awal babak pertama.

Taktik itu cukup berhasil. Sebab, Malaga beberapa kali membahayakan gawang Madrid pada awal babak pertama. Terbukti, Ruud van Nistelrooy dkk berhasil membuat sejumlah peluang cukup berbahaya. Madrid baru bisa bangkit pada pertengahan babak pertama.

Ramos nyaris menjebol gawang Malaga beberapa menit menjelang pertandingan babak pertama berakhir. Memanfaatkan umpan tendangan bebas Xabi Alonso, tandukan pemain internasional Spanyol itu masih melebar dari gawang Caballero.

Beberapa menit kemudian, giliran Malaga yang mendapatkan kesempatan untuk mencetak gol lewat kaki Eliseu. Namun, tendangan keras pemain asal Portugal itu masih dapat ditepis oleh Iker Casillas.

Cristiano Ronaldo juga mendapatkan sebuah kesempatan. Pemain termahal dunia ini melepaskan sebuah tendangan keras dari luar kotak penalti. Tapi, tendangannya masih terlalu mengarah ke gawang Caballero. Skor tanpa gol bertahan hingga turun minum.

Malaga yang mengandalkan Van Nistelrooy, Santi Cazorla dan Eliseu, mencoba untuk mempertahankan ritme permainan pada babak pertama. Sementara itu, Madrid justru bermain lebih baik pada babak kedua.

Pada menit 63, Ronaldo mendapatkan kesempatan untuk membawa tim tamu memimpin atas Malaga. Sayang, tandukan mantan pemain bintang Manchester United itu masih dapat ditepis oleh Caballero.

Madrid sempat mencetak gol lewat Higuain. Berawal dari umpan terobosan yang dilepaskan Ozil, penyerang asal Argentina itu berhasil menceploskan bola ke gawang Caballero. Sayang, gol itu dianulir oleh wasit.

Keputusan Jose Mourinho untuk memainkan Karim Benzema membuahkan hasil. Pada menit 71, penyerang asal Prancis itu melepaskan tendangan mendatar. Bola sempat berada dalam genggaman Caballero, tapi tangkapan tidak sempurna. Madrid memimpin 1-0.

Madrid harus bermain dengan 10 orang, ketika Alvaro Arbeloa mendapatkan kartu kuning kedua karena menyikut pemain Malaga. Beruntung hal ini tidak mengganggu hasil. Sebab, skor 1-0 bertahan hingga babak kedua ini berakhir.

Dengan hasil ini, maka Madrid melangkah ke babak perempatfinal Copa del Rey 2012. Sang juara bertahan sudah pasti akan berhadapan dengan Barcelona, yang pada leg pertama mengalahkan Osasuna dengan skor 4-0.

Hasil pertandingan Copa del Rey lainnya
Mallorca 6 - 1 Real Sociedad
Racing Santander 1 - 1 Mirandes
20.14 | 0 komentar | Read More

Ronaldo Luís Nazário de Lima alias yang akrab disapa Ronaldo, menyarankan Neymar untuk merantau ke Eropa agar ia bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi.



Ronaldo Luís Nazário de Lima alias yang akrab disapa Ronaldo, menyarankan Neymar untuk merantau ke Eropa agar ia bisa menjadi pemain yang lebih baik lagi.
Menurut Ronaldo, Neymar memiliki bakat yang luar biasa. Bahkan pemain yang menjadi salah satu idola di Brasil itu yakin kalau Neymar mempunyai potensi untuk menjadi pemain yang lebih hebat dari Brasil. Hanya, Ronaldo menilai Neymar tidak akan berkembang jika ia terus berada di Brasil.


"Neymar tidak hanya bisa menyamai Messi, tapi bahkan lebih baik. Dia memiliki terlal banyak talenta untuk hanya tinggal di Brasil. Dia memiliki talenta yang harus kami ekspor dan membiarkan dia menguasai dunia. Prestise dan persaingan di sepak bola Eropa lebih baik dari Brasil," ujar bomber timnas Brasil yang telah pensiun itu, seperti yang dilansir Goal.



Ronaldo sendiri mendapat kritikan pedas dari masyarakat Brasil atas saran yang diberikannya pada Neymar itu. Namun uniknya Ronaldo mengaku tak perlu meminta maaf atas pernyataannya tersebut. Malah, Ronaldo menyarankan Neymar segera meninggalkan Brasil untuk bermain di Eropa, walau bomber berusia 19 tahun itu masih terikat kontrak dengan Santos hingga 2014 nanti.



"Saya mendapat serangan (dari beberapa orang) tas apa yang saya katakan itu, tapi setiap orang mempunyai opini dan itu harus dihormati. Saya tahu kalau orang-orang ingin mengikuti idolanya (Neymar) dari dekat, tapi penduduk Brasil juga menyaksikan seoak bola Eropa," lanjut Ronaldo.



"Mereka sangat suka menonton Real Madrid dan Barcelona. Praktis saya telah bermain di luar negeri sepanjang karier saya dan orang-orang masih mencintai saya sama seperti dulu, jika tidak lebih," tutup bomber yang mengantarkan Brasil memenangi Piala Dunia 1994 dan 2002 tersebut.
05.23 | 0 komentar | Read More

Ronaldo Jadi Sasaran Kritik Media Madrid




Cristiano Ronaldo menjadi sasaran kritikan media Spanyol yang pro Real Madrid, hal itu menyusul tak ada selebrasi yang dilakukannya setelah mencetak gol ke gawang Granada, sebagai ungkapan protes terhadap siulan dan cemoohan yang dilontarkan suporter tuan rumah kepadanya.


Pemain asal Portugal yang termasuk pemain termahal di dunia yang berpenghasilan sekitar 10 juta Euro per musim ini menjaringkan gol kelima Madrid sekaligus gol ke-21 yang dicetaknya di La Liga musim ini, dalam kemenangan 5-1.



Namun, para fans Madrid menilai Ronaldo bermain terlalu egois dalam pertandingan itu sehingga mereka mencemoohnya. Hal serupa juga berlaku saat Los Merengues dihajar Barcelona 3-1. Dan, sebagai balasannya, pemain asal Ronaldo tak merayakan golnya. Ia bahkan menundukkan kepalanya saat kembali ke tengah lapangan.



"Sejak pertandingan melawan Barca, satu sektor yang signifikan dalam stadion itu merasa kecewa dengan penampilan Ronaldo dan dia tak menyukainya," tulis harian olahraga, Marca.



"Tapi sebuah gol merupakan pencapaian kolektif, sebuah ekspresi puncak dari sebuah pekerjaan yang diselesaikan dengan baik oleh tim," tambah harian terbesar dan berpengaruh di Madrid tersebut.



"Jika Cristiano tak menyukai cara para fans mengekspresikan kekecewaan mereka, hal terburuk yang mungkin dilakukannya adalah memperlihatkannya dalam selebrasi sebuah gol. Lebih dari seorang pencetak gol, itu adalah gol Real Madrid. Dibuat oleh seisi tim."



Harian lainnya yang menjadi pesaing Marca, AS, menulis bahwa penampilan Ronaldo yang menurun belakangan ini membuat dirinya tengelam dalam bayang-bayang Karim Benzema, yang mencetak dua gol dalam laga itu dan mencetak gol penentu kemenangan atas Malaga dalam leg pertama 16 Besar Copa Del Rey.



"Striker Argentina, Gonzalo Higuain, yang menyumbang satu gol lawan Granada, juga ikut merebut perhatian yang selama ini dinikmati Ronaldo dan ia terlihat semakin padu dengan Benzema," tambah Antonio Romero dalam tulisannya di harian AS.



"Keduanya punya statistik yang impresif saat bermain bersama dan selalu belajar untuk lebih saling mengerti. Itu berarti, Cristiano harus membiasakan diri untuk berbagi tanggung jawab di lini depan demi kebaikan tim. Dan, ia harus melakukannya dengan senyuman."



Tapi, asisten pelatih Madrid, Aitor Karanka, yang mewakili Jose Mourinho dalam jumpa pers pasca pertandingan, berkilah bahwa "Ronaldo marah dengan dirinya sendiri karena segalanya tak berjalan lancar baginya."



Sementara bek Madrid, Sergio Ramos, mengatakan: "Ronaldo memang begitu. Kami senang dengannya. 

from bola.net.
05.18 | 2 komentar | Read More